NURUL

Senin, 09 Januari 2012

PUISI : DIANTARA KITA

Judul : DIANTARA KITA
 


Terdiam melihat kesenangan
Canda tawa terbelalak
Meramaikan suasana hening
Melontarkan kegembiraan , melupakan kejenuhan

Keheningan diluar tak dihiraukan
Awan yang menyelimuti dan pohon yang melambai
Menjadi saksi keceriaan mereka , tertawa lepas tanpa beban
Permainan yg melepaskan kepenatan
Seakan memberikan kedamaian , menjernihkan pikiran yang kusut

Tak terasa waktu bergulir dengan cepat
Melenyapkan keramaian suasana
Kesunyian ruang yang memutar roda waktu
Terikat kenangan tak terlupakan

Sang waktu telah memisahkan kita
Berjalan sendiri” , menentukan impian hidup
Jangan lupakan kenangan ini hai kawan !
Tetaplah ingat , walau waktu telah meninggalkan kita













Minggu, 08 Januari 2012

MATERI SEMINAR KE-2 EKONOMI SYARIAH


Seminar nasional

Ekomomi syariah


Materi seminar  ke-2

“Membangun sumber daya insan yang berkualitas dalam pengembangan ekonomi syariah”






Pembicara : AZIZ BUDI SETIAWAN,SEI.,MM.














Kesimpulan
   Bahwa kondisi prekomonian di Indonesia cukup baik dari negara lainnya,namun masih banyak krisis yang dialami Indonesia.yaitu krisis air bersih, dan krisis pengangguran 

   Akar persoalan yang terjadi adalah karna adanya tansaksi hutang berbasis riba dan spekulasi dengan berbagai masalah yang terjadi
Karena itu munculah ekonomi  syariah untuk mengatasi masalah yang terjadi agar tidak ada lagi transaksi yang menyimpang kearah yang tidak  baik




MATERI KE1 SEMINAR EKONOMI SYARIAH



 
Seminar nasional

Ekomomi syariah


Materi seminar  ke-1

“Peran perguruan tinggi dalam pengembangan ekonomi syariah”



Pembicara: DR.EUIS AMALIA M.AG





















KESIMPULAN
    Semakin berkembangnya perekonomian syariah ditengah” era globalisasi yang semakin maju.Namun tak mudah untuk mempengaruhi masyarakat  agar mau belajar ekonomi syariah karna kurang nya informasi yang didapat,padahal prinsip “  ekonomi syariah sudah ada sejak zaman rasulullah.
Padahal secara keseluruhan ekonomi syariah mempunyai tujuan mulia diantaranya:
o   Ekonomi syariah menyeimbangkan antara individu dan Negara
o   Ekonomi  syariah mengarahkan  masyarakat untuk berkonsumsi secara islami




MANUSIA DAN HARAPAN ( TGS IBD Jilid ke-3)

MANUSIA DAN HARAPAN



PENGERTIAN HARAPAN
    Harapan adalah sesuatu yang diinginkan oleh manusia, yang diinginkan atau dimiliki dengan segenap jiwa dan keyakinan agar sesuatu terjadi.
Harapan harus berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri maupun kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Untuk mewujudkannya diperlukan usaha dan doa yang sungguh-sunguh.
    Harapan hampir mirip dengan cita-cita, hanya saja biasanya cita-cita itu adalah sesuatu yang diinginkan setinggi-tingginya, sedangkan harapan itu tidak terlalu muluk. Meskipun demikian, harapan dan cita-cita memiliki kesamaan, yaitu :
keduanya  menyangkut masa depan karena belum terwujud.pada  umumnya baik cita-cita maupun harapan adalah menginginkan hal yang lebih baik atau lebih meningkat.
Ada 2 hal yang menyebabkan seseorang memiliki harapan, yaitu :

-      Dorongan Kodrat

Kodrat adalah sifat, keadaan atau pembawaan alamiah yang sudah terwujud dalam diri manusia sejak manusia itu diciptakan oleh Tuhan.

Dorongan kodrat menyebabkan manusia mempunyai keinginan atau harapan, misalnya menangis, tertawa, sedih, dan bahagia.

  Dalam diri manusia masing-masing sudah terjelma sifat, kodrat pembawaan dan kemampuan untuk hidup bergaul, hidup bermasyarakat, dan hidup bersama dengan manusia lain.

Dengan kodrat inilah, manusia memiliki harapan.


    - Dorongan Kebutuhan Hidup

Manusia memiliki kebutuhan hidup, umumnya adalah kebutuhan jasmani dan rohani. Untuk memenuhi kebutuhan itu manusia harus bekerja sama dengan manusia lain. Hal ini disebabkan karena kemampuan manusia sangat terbatas baik kemampuan fisik maupun kemampuan berpikirnya.

Menurut Abraham Maslow, sesuai dengan kodratnya, harapan atau kebutuhan manusia itu adalah :

    -   Kelangsungan hidup (survival).

    -   Keamaanan (safety).

    -   Hak dan kewajiban untuk mencintai dan dicintai (be loving and loved).

    -   Diakui lingkungan (status).

-       Perwujudan cita-cita (self-actualization).

Dengan adanya dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup maka manusia mempunyai harapan. Karena pada hakekatnya harapan itu adalah keinginan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.


A. Arti Doa / Do’a
Doa adalah memohon atau meminta suatu yang bersifat baik kepada Allah SWT seperti meminta keselamatan hidup, rizki yang halal dan keteguhan iman. Sebaiknya kita berdoa kepada Allah SWT setiap saat karena akan selalu didengar olehNya.


B. Tujuan Berdo’a / Berdoa
- Memohon hidup selalu dalam bimbingan Allah SWT
- Agar selamat dunia akhirat
- Untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT
- Meminta perlindungan Allah SWT dari Setan yang terkutuk





C. Waktu-waktu yang tepat / mustajab untuk berdoa kepada Allah SWT
- Ketika membaca AlQuran
- Setelah Solat wajib
- Pada saat tengah malam setelah sholat tahajud
- Saat melaksanakan ibadah haji
- Saat berpuasa wajib dan sunah

KEPERCAYAAN
    Kepercayaan berasal dari kata percaya, artinya mengakui atau meyakini akan kebenaran. Kepercayaan adalah hal-hal yang berhubungan dengan pengakuan atau keyakinan akan kebenaran.
    Ada jenis pengetahuan yang dimiliki seseorang, bukan karena hasil penyelidikan sendiri, melainkan karena diterima orang lain. Kebenaran pengetahuan yang didasarkan atas orang lain itu disebabkan karena orang itu dipercaya.
Dalam agama terdapat kebenaran-kebenaran yang dianggap diwahyukan artinya diberikan Tuhan, baik langsung atau tidak langsung kepada manusia.


 

   Kepercayaan dan Usaha Untuk Meningkatkannya
Dasar kepercayaan adalah kebenaran, sumber kebenaran adalah manusia. Kepercayaan itu dapat dibedakan atas :
1.      kepercayaan pada diri sendiri
2.      kepercayaan pada orang lain
3.      kepercayaan pada pemerintah
4.      kepercayaan pada Tuhan
Berbagai usaha dilakukan manusia untuk meningkatkan rasa percaya kepada Tuhannya. Usaha itu bergantung kepada pribadi kondisi, situasi dan lingkungan. Usaha itu antara lain :
1.      Meningkatkan ketakwaan kita dengan jalan meningkatkan ibadah.
2.      Meningkatkan pengabdian kita kepada masyarakat.
3.      Meningkatkan kecintaan kita kepada sesama manusia dengan jalan suka menolong, dermawan dan sebagainya.
4.      Mengurangi nafsu mengumpulkan harta yang berlebihan.
5.      Menekan perasaan negatif seperti iri, dengki, fitnah dan sebagainya

Kesimpulan  :
Dengan adanya dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup maka manusia mempunyai harapan. Karena pada hakekatnya harapan itu adalah keinginan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Jadi manusia dan harapan tidak akan pernah terpisahkan sampai kapanpun dan harapan yang kita inginkan akan terwujud jika diiringi dengan doa,dan kerja keras untuk mendapatkannya
teruslah berharap sebanyak mungkin untuk masa depan kita.

 SUMBER
http://abdulghoni-asykur.blogspot.com/2011/04/ibd-bab-11.html

Nama: Nurul khomariah
kelas: 1EA27 
Npm: 18211719